Jakarta (7/4) Sejak dulu,Indonesia memiliki kedudukan yang strategis,dulu hanya ada dua negara superpower yaitu Amerika dan Uni soviet. mereka menggunakan alat-alat nya secara canggih untuk kepentingan militer.

“Sekarang kepentinganya berbeda, sekarang kepentingan utama negara bukan hanya militer, namun juga ekonomi. Negara bertanggung jawab melindungi semua kepentingan warganya, termasuk dalam hal ekonomi”. papar  Wakabaintelkam Mabes Polri Irjen Pol. Suntana di depan peserta Musyawarah Nasional IX LDII selasa (7/4)

Sekarang, banyak negara yang terbatas sumber daya alam nya, sehingga kesulitan menghidupi warganya, semakin membuat dinamika pergaulan internasional semakin dinamis bahkan menjadi ancaman bagi negara lain.

“kita sama-sama tahu bagaimana ekspansi Tiongkok sekarang, amerika yang dulu superpower tersaingi oleh cina ahirnya membuat kebijakan yang menekan Tiongkon, ahirnya mereka perang ekonomi. Dulu negara yang menjadi aktor utama dalam mengelola warga, namun sekarang ada aktor yang bukan negara namun bisa mengatur negara yang di sebut non state actor”.imbuhnya

contoh non state actor FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional) bukan negara, namun bisa mengatur olahraga sepakbola dunia OPEC atau Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi bukan negara, namun bisa mengatur harga minyak, ” sehingga sekarang ada yang ingin menciptakan sistem untuk mengendalikan negara yaitu khilafah, sekarang saya ingin LDII ikut andil dalam menegakan pancasila dan Kesatuan RI”. terangnya lebih jauh.

Perkembangan Revolusi industri 4.0 memicu timbulnya usaha-usaha mikro dan budaya baru. Khususnya dalam bermedia, ancaman media sosial apabila di kelola oleh orang yang tidak bertanggung jawab bisa membahayakan negara.
“contoh Negara Suriah, Yaman, Sri Langka hancur karena penyebaran isu media sosial oleh orang yang tidak bertanggung jawab, penyebaran hoax yang mengakibatkan stabilitas negaranya terganggu, itulah ancaman nyata kita semua, mari bijak bermedia”. tutup jenderal bintang dua yang salah juga satu pengasuh pesantren di jawa barat tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.