Tulang Bawang Barat (11/11) Didampingi sekretaris, Ketua DPD LDII Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Faris Waladin Sholih, S.A.B. sowan ke kediaman Ketua Unum MUI Tubabar, Drs. H. Muhyiddin Pardi pada Kamis(11/11) lalu. Selain menyampaikan hasil rapat koordinasi DPD dan DPW LDII Se-Lampung sebelumnya terkait kontribusi aktif LDII di semua tingkatan dalam membina umat dan koordinasi yang baik dengan MUI dan FKUB, dalam silaturrahmi ini, H. Waladin juga menyampaikan titipan surat DPP tentang tanggapan terhadap surat DP MUI perihal pelaksanaan paradigma baru LDII selama ini.

Menanggapi hal tersebut, Ketum MUI Tubabar menyampaikan bahwa MUI adalah tenda besar umat Islam yang merupakan wadah musyawarah para Ulama’, Zu’ama, dan Cendikiawan Muslim di Indonesia untuk membimbing, membina, dan mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia. “Jadi, MUI sifatnya koordinasi, bukan instruksi” ucap H. Muhyiddin yang juga Ketua FKUB Kabupaten Tulang Bawang Barat.

H. Muhyiddin juga berpesan agar semua Lembaga dan Ormas harus bekerja, bergerak untuk berkoordinasi. “Semua ormas perlu untuk berkoordinasi misalnya NU, Muhammadiyah, dan ormas ormas lainnya termasuk LDII” tegasnya.

Merespon pesan Ketum MUI tersebut, ketua LDII Tubabar menyampaikan kesiapannya untuk terus dan selalu aktif koordinasi dengan MUI dan FKUB. Keaktifan tersebut salah satunya dibuktikan dengan adanya 7 pengurus LDII turut dalam kepengurusan MUI Kabupaten Tulang Bawang Barat. “Selain itu, kami selaluenghadiri musyawarah, rapat-rapat, dan turut serta dalam pendampingan setiap kegiatan MUI dan FKUB”, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.