Bandarlampung (12/10) Vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh DPW LDII Provinsi Lampung manyajikan sisi unik yang jarang ditemui di berbagai lokasi vaksinasi. Pasalnya, pembagian pos injeksi vaksin untuk peserta laki-laki dan perempuan ditempatkan secara terpisah.

Pos injeksi perempuan ditempatkan secara istimewa dengan ruang tertutup yang hanya diisi oleh sesama perempuan, baik pesertanya maupun tenaga kesehatannya. Hal ini dilakukan agar peserta perempuan merasa lebih nyaman karena dapat menerima vaksin sekaligus menjalankan sesuai dengan keyakinannya.

Pos istimewa untuk perempuan ini diisi oleh 2 orang tenaga kesehatan yang bertugas menyuntikkan vaksin kepada peserta yang tentunya perempuan. Di bagian luar pos, terdapat 2 orang perawat yang bertugas menginjeksikan dosis kedalam jarum suntik, dan 2 orang panitia yang membantu kelancaran alur peserta vaksinasi.

Tak hanya di pos injeksi perempuan, pos-pos lain yang menjadi bagian dari vaksinasi massal ini terpantau kondusif dan teratur. Panitia vaksinasi mengatur lokasi dengan sangat sistematis. Terdapat lima pos berbeda menurut aturan tahap vaksinasi, yaitu pos pendaftaran di bagian depan padepokan, pos screening untuk pengecekan kesehatan peserta, pos injeksi vaksin laki-laki, pos injeksi vaksin perempuan, dan pos observasi dimana para peserta harus menunggu kurang lebih 30 menit untuk menerima sertifikat vaksin dan memantau apakah ada efek samping yang timbul setelah menerima vaksin.

Drs. Heri Sensustadi selaku ketua pelaksana terselenggaranya vaksinasi massal ini berharap kekebalan tubuh masyarakat bisa tercipta sehingga aktivitas bisa kembali normal dengan tetap menaati protokol kesehatan. (Agsha/Lines Lampung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.