Shalat 5 Waktu menjadi Tolak Ukur Sebuah Amalan

Date:

Oleh : Santri PPM Baitusshodiq, Bandarlampung

Para muslimin yang dirahmati Allah SWT, kita harus selalu bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah berikan kepada kita semua sehingga kita masih bisa beraktivitas dan beribadah dengan lancar.
وَاِذۡ تَاَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَٮِٕنۡ شَكَرۡتُمۡ لَاَزِيۡدَنَّـكُمۡ وَلَٮِٕنۡ كَفَرۡتُمۡ اِنَّ عَذَابِىۡ لَشَدِيۡدٌ‏

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” QS. Ibrahim Ayat 7

Manusia di ciptakan, tak lain memiliki tugas utama hanya untuk beribadah kepada Allah SWT sehingga ketika sewaktu-waktu ajal tiba dapat kembali ke dalam Surga-Nya.

Ibadah yang paling utama yang wajib dikerjakan dan tidak boleh ditinggalkan yaitu Shalat 5 Waktu, sebagaimana telah diperintahkan kepada nabi Muhammad SAW pada saat Isra Miraj.

Baca Juga:  Sebuah Rangkaian Artikel Klasik: Orang Islam Wajib Berilmu (Bagian I)

Artinya: “Peliharalah semua salat(mu), dan (peliharalah) salat wusthaa (salat lima waktu). Berdirilah untuk Allah (dalam salatmu) dengan khusyu’,” (QS. Al-Baqarah [2]: 238).
Shalat menjadi tiangnya agama dan shalat juga menjadi tolak ukur amalan manusia yang lainnya, yang berarti jika shalat nya rusak maka rusak pula amalan lainnya sebagaimana kutipan hadist riwayat Abu Daud berikut ini:

“Hal pertama yang akan dihisab kelak di hari pembalasan adalah Shalat. Apabila baik Shalatnya, maka akan baik pula amal-amal lainnya. Dan apabila Shalatnya rusak, maka akan rusak pula amal-amal lainnya,” Abu Daud

Surga hanya akan diberikan kepada orang-orang yang beriman kepada Allah SWT dan disebutkan dalam Al-Quran bahwa yang dikatakan orang yang beriman adalah orang-orang yang dapat menjaga shalat nya dan mengerjakan dengan khusu’.

Baca Juga:  Orang Islam Tapi Tidak Pernah Melaksanakan Sholat

Semoga kita semua selalu didalam Rahmat Allah SWT yang senantiasa dapat melaksakan perintah-perintah Agama dan menjauhi segala larangan-larangan agar kelak bisa masuk kedalam surga dan terhindar dari siksa api neraka yang sangat pedih.

Hidup di dunia ini hanya sementara sedangkan di Akhirat kekal Abadi, maka dari itu marilah kita bersama-sama memperbanyak bekal untuk kehidupan setelah mati yaitu menjaga shalat 5 waktu, berpuasa, serta amal-amal sholih sesuai tuntunan Al-Quran dan Al-Hadits.

Barakallahulakum, Wassalamualaikum wr.wb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Share post:

spot_imgspot_img

Popular

Dakwah Islam

More like this
Related

Bolehkah Pacaran Antara Laki dan Perempuan Menurut Islam?

Syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan hidayah yang...

Tulisan Alhamdulillah dalam Bahasa Arab Beserta Keutamaan dan Maknanya

Alhamdulillah merupakan sebuah kalimat pujian kepada Allah SWT yang...

Wanita Paling Banyak Menjadi Penghuni Neraka

Santri PPM Baitushodiq, Bandarlampung. Assalamualaikum Wr. Wb, Tak lupa kita...

Ini Cara Sahabat Nabi Mengetahui Batas Waktu Sahur

ldiilampung.com Makan sahur menjadi awal kita menyiapkan diri menahan...