Perkuat Keilmuan, LDII Lampung Gelar Kajian Zakat dan Haji

0
124

Bandar Lampung – Minggu (25/3) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Lampung menggelar kegiatan pengkajian hadist Shohih Bukhari Bab Haji dan Zakat di masjid Hizbullah, Labuhan Dalam, Bandarlampung dengan melibatkan 600 orang peserta. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dimulai pada 25-29 Maret 2018.

Ketua MUI Provinsi Lampung, Dr. KH. Khairuddin Tahmid, M.H membuka secara resmi kegiatan ini. Hadir pula Wakil Direktur Bimbingan Masyarakat Polda Lampung AKBP Ahmad Napitupulu, Ketua MUI Kota Bandarlampung Dr. H. Suryani M. Nur, Camat Tanjung Senang, Danramil Kedaton, Lurah Labuhan Dalam, serta Ketua RT setempat.

MUI mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh DPW LDII Provinsi Lampung, “Semua program yang diadakan oleh DPW LDII Provinsi Lampung dalam hal peningkatan kualitas keimanan dan pemahaman keagaman memiliki korelasi yang sangat signifikan dengan program MUI. MUI mendorong seluruh ormas keagamaan  untuk selalu meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan yang bernilai positif. Sehingga diharapkan kualitas keagamaan masyarakat semakin meningkat terutama masalah haji dan zakat,” ujar kyai Khairuddin.

Pemateri yang akan mengisi mengenai Bab Zakat dan Haji yaitu anggota Majelis Al Taujih Wa Al Irsyad DPP LDII, KH. Fuad Zuyyin Nasrulloh. Tema yang diangkat pada kegiatan ini yaitu meningkatkan pemahaman agama untuk mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang profesional religius menuju Provinsi Lampung aman, damai, dan sejahtera.

“Penyelenggaraan pengkajian hadist Sohih Bukhori  ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman agama untuk mewujudkan kualitas SDM menuju Provinsi Lampung yang aman, damai, dan sejahtera” ujar dr. H. Aditya, M.Biomed, Ketua DPW LDII Provinsi Lampung.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh DPW LDII Provinsi Lampung. Zakat dan haji diangkat menjadi tema kegiatan karena kondisi ekonomi masyakarat yang belum stabil sehingga dengan dikajinya kitab tentang zakat dan haji ini diharapkan akan mengetuk hati warga LDII untuk bisa lebih berempati dalam masyakat dan membantu saudaranya yang belum beruntung. (Astrid/Lines Lampung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.