Pengajian Keputrian, Jaga Cinta Agar Tak Dosa

0
541

Bandar Lampung – Cinta adalah hal yang hampir tidak pernah terlepas dari kehidupan sehari-hari. Cinta adalah fitrah dari Allah sang maha pencipta. Cinta merupakan kesenangan yang telah Allah anugerahkan pada kita. Sebagaimana telah Allah firmankan dalam ayatnya “dijadikan terasa indah pada (pandangan) manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harga benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik”. (QS. Ali Imran: 14).

Namun, terkadang kita terlalu mencintai mahluk daripada yang menciptakannya. Kecintaan yang berlebihan yang membuat kita lupa akan sang pencipta itulah yang membuat dosa. Demi menjaga agar cinta tidak menjadi dosa di kalangan para remaja, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kota Bandar Lampung bersama dengan pengurus Keputrian Bandar Lampung mengadakan pengajian keputrian pada Minggu, (25/11/2018) bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Tanjung Senang Bandar Lampung.

Kegiatan yang mengambil tema “AADC- Menjaga Cinta Agar Tidak Menjadi Dosa” ini diikuti oleh 500 peserta dari para remaja putri yang berusia akil baligh mulai dari kelas 1 SMA hingga usia sebelum menikah.

Acara dimulai sejak pukul 8.30 WIB dengan diawali tilawah oleh hafidzah Zaskia Putri Juliana. Kemudian dilanjutkan dengan acara inti yang diisi oleh Teh Rezanti, ia merupakan salah satu penulis buku Oh Allah! I’m In Love.

Dalam kesempatan ini, ia memaparkan tentang cinta dan bagaimana cara menyikapinya khususnya dalam kehidupan remaja. Ia menekankan bahwa cinta adalah fitrah dari Allah. Cinta itu baik, namun penerapannya juga harus benar. Cintamu pada sesuatu membuatmu buta dan tuli (HR. Abu Daud).

“Ketika kita mencintai sesuatu, namun menjauhkan kita pada Allah, maka itu mendatangkan dosa, hakikinya, cinta itu berpuncak pada Allah dan Rasulnya”, ungkap Teh Rezanti.

Rezanti juga menceritakan pengalaman dan impiannya tentang menikah. Ia mengharapkan para remaja putri dapat menjaga cintanya, “Senang bisa sharing di sini, semoga pengalaman pribadi saya ada manfaat buat temen-temen semua, karena membahas cinta, mudah-mudahan bisa menjaga diri sampai nanti bisa menemukan pasangan yang halal buat mereka”, tambah Teh Rezanti.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mengikat ukhuwah diantara para remaja dan menjadi motivasi untuk menjaga cintanya dalam kesabaran. Allah tidak akan meninggalkan hamba yang taat pada perintahnya dan menjauhi larangannya. Dekatkan diri pada Allah sang pencipta hati. Jagalah cinta karena Allah.

Jodoh akan datang disaat yang tepat. Percayalah, pasangan yang baik hadir dengan cara yang baik. Ketika jodoh telah datang dan telah siap maka terimalah. Dikutip dari buku Oh Allah! I’m in Love, “ajakan menikah berarti ajakan beribadah, tidak ada yang salah dengan hal itu siapapun yang memulainya”.

“Menginspirasi banget, apalagi buat kita yang masih umur remaja jadi punya bekal menghadapi nanti kedepannya ingin bagaimana, menghadapi jodoh, nikah itu seperti apa. Alhamdulillah, seneng, hari paginya diisi hal yang bermanfaat” ungkap Aksya salah satu peserta kegiatan ini. (Dian Palupi/Lines Lampung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.