Mesuji (11/11) Intoleransi adalah musuh kita bersama, selama kita saling menghormati berarti kita ‘bolo‘, begitu tanggapan Ketua MUI Kabupaten Mesuji  KH. Chusni Fadil, S.Pd.I mengenai banyak nya oknum yang berusaha memecah belah kedekatan yang selama ini terjalin.

Selain itu, mendidik generasi untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan juga tugas kita, ” Kalau kita sudah bisa mentolerir perbedaan, tapi generasi kita siapa yang menjamin, perlu adanya pembinaan “. Ujar Kiai yang juga Ketua FKUB Kabupaten Mesuji tersebut.

Pesan pesan tersebut di sampaikan oleh Kiai Chusni Fadil, S.Pd.I saat LDII Kabupaten Mesuji melakukan silaturrahim diantaranya yang hadir Ketua Dewan Penasihat H. Suparyo, S.Pd, Sekretaris Irvan Hadi Chandra,S.Pd, Wakil Sekretaris Agung Prambudi, S.Pd, sekaligus menyampaikan Amanat dari DPP LDII ke kediaman beliau, di Simpang Pematang (11/11).

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD LDII Kabupaten Mesuji Rudi Hidayat juga menyampaikan pentingnya kordinasi dan komunikasi untuk tetap menjaga perdamaian, “Menjadi kebutuhan kita hidup rukun meskipun dalam hidup bernegara pasti banyak perbedaan yang perlu di toleransi”. sambungnya.

Demikian pula dalam hidup bernegara, falsafah pancasila dan mengakui keberadaan negara menjadi tolak ukur kita dalam memaknai keberagaman. (Kim*/)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.