Hukum Sengaja Meninggalkan Puasa Ramadhan

0
361
Ilustrasi

Ramadhan telah tiba, seluruh umat muslim di Dunia menjalankan rukun islam yang kedua, yaitu Allah SWT mewajibkan kepada hamba-Nya untuk menunaikan ibadah puasa selama 1 bulan penuh, menahan dari semua hawa nafsu termasuk makan dan minum.

Puasa dibulan Ramadhan wajib dikerjakan oleh muslim yang telah berusia baligh, baligh seorang laki-laki ditandai dengan bermimpi melakukan hubungan badan dan mengeluarkan sperma sedangkan baligh nya seorang wanita di tandai dengan haid atau menstruasi.

Kewajiban Puasa Ramadhan telah Allah SWT firmankan dalam Al-Quran, surah Al-Baqarah ayat 183 “wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Sesuatu yang telah Allah wajibkan kepada hamba-Nya, tapi mereka tinggalkan maka akan berbuah Dosa dan apabila hamba tersebut meninggal dan belum bertaubat maka akan berakibat masuk kedalam Neraka.

Kita lihat disekeliling kita, masih banyak terlihat orang-orang islam yang sudah baligh, kondisinya sehat (tidak sakit), berakal, tapi dengan sengaja tidak melaksanakan ibadah puasa ramadhan. Lalu, Apa hukumnya­ bagi orang islam yang sengaja meninggalkan ibadah puasa tanpa uzur?

Hukumnya adalah Dosa Besar, karena Dia telah melanggar syariat agama islam, telah patuh terhadap perintah Allah SWT dan Allah akan mengancam orang tersebut untuk dimasukan kedalam Neraka apabila ajal menjemput dan belum bertaubat.

Bertaubat artinya benar-benar menyesali perbuatan dosanya dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut lagi. Dalam konteks kali ini adalah akan berubah dan menjalankan perintah untuk puasa Ramadhan.

Sebenarnya, apabila seseorang meninggalkan 1 hari puasa Ramadhan dengan sengaja tanpa uzur yang dibenarkan dalam Agama islam, maka tidak cukup baginya membayar puasa 3 bulan berturut-turut. Tapi, Allah SWT adalah dzat yang maha menerima Taubat, jika memang benar-benar bertaubat maka Allah SWT lah yang akan menghitungnya.

Setelah menyatakan taubat, menyesali perbuatan dan tidak akan mengulainya lagi. Maka yang perlu dilakukan adalah membayar hutang puasa di hari selain bulan Ramadhan. Karena meninggalkan Puasa adalah hutang, dan hutang harus dibayar.

Maka dari itu, perlu membayar hutang-hutang puasa ramadhan sebanyak hari yang ditinggalkan. Segeralah membayar hutang puasa sebelum meninggal dunia, karena semua akan dibalas oleh Allah SWT

Selanjutnya untuk mendapatkan pengampunan dari Allah SWT, maka perlu melaksanakan ibadah-ibadah lainnya seperti melaksanakan shalat tahajud, perbanyak dzikir kepada Allah SWT, menjalankan puasa-puasa sunah, shalat sunah, dan amalan-amalan lainnya. (Sandi Prayoga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.