Hormati dan Cintailah Orang Tua-mu

0
71

Labuhan Dalam – DPD LDII Bandar Lampung mengadakan pengajian pelajar yang mengambil tema “ta’dzim ala syairallah” yang di hadiri oleh siswa pelajar dari SMP dan SMA sekitar 500 orang di Masjid Hizbullah, Labuhan Dalam, Bandar Lampung pada hari Selasa, (1/05).

Dalam pengajian kali ini diangkatlah tema ta’dzim /mengagungkan terhadap sya’airallah atau tanda-tanda kebesaran Allah. Para generus LDII dikajiakan dasar hukum syariah tentang ta’dzim dari  Al-quran dan Al-hadis dan diberikan materi materi tambahan tentang apa, kenapa dan bagaimana cara ta’dzim terhadap syaairaallah, di antaranya ta’dzim/mengagungkan; Orang tua, Al-quran , Al-hadist , Guru , Orang yang berhaq di ta’dzimi, dan sebagainya.

Ustd. Fauzi menuturkan bahwa “kita sebagai generasi penerus bangsa, sebagai anak, sebagai muslim, harus dan wajib untuk ta’dzim, mengagungkan/menghormati terhadap orang tua, dan thoat terhadap orang tua selama perintahnya tidak menentang perintah allah rosul”.

Berdasarkan surat Al-isro’ ayat 23 yang artinya : “Dan Allah telah memerintahkan supaya kalian tidak menyembah kecuali menyembah kepada Allah , dan kepada orang tua kalian berbuat baik, adakalanya dari salah satu mereka itu sudah tua atau telah tua kedua duanya, maka kalian janganlah berkata kepada kedua nya dengan perkataan “uf” (kalimat menentang) dan kalian jangan membentak pada keduanya namun berkatalah kepada keduanya dengan perkataan yang mulya”.

Ustd Harun menambahkan “kita sebagai seorang anak, dan masih memiliki orang tua, maka berarti kita masih memiliki senjata pamungkas, baiklah pada mereka, kasihilah mereka seperti mereka megasihimu, cintailah mereka sebagaimana mereka mencintaimu, mintalah ridho mereka sebab ridho orang tua adalah ridho nya Allah”,

Berdasarkan sabda nabi ” رضاالرب في رضا الولد وسخط الرب في سخط الولد”

Artinya : “Ridho Allah didalam ridhonya orang tua dan murka Allah-Nya Allah di dalam murkanya orang tua”.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program kerja DPD LDII Bandar Lampung, yang mana di zaman akhir ini banyak seorang anak yang menyakiti, menganiaya orang tua sendiri. Semoga dengan kegiatan ini menimbulkan dampak positif , menjadikan generasi faqih alim, berakhalakul karimah, mandiri, dan menjadi generasi yg professional religius. (Ilham Saputra/Lines Lampung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.