DIMASA PANDEMI, DISTRIBUSI DAGING KURBAN LDII CAPAI 80 RIBUAN PAKET

0
62

ldiilamoung.com Pandemi covid-19 rupanya sama sekali tidak menyurutkan warga LDII Lampung untuk tetap bersemangat berkurban di hari idul adha tahun ini. Hal ini terbukti dengan jumlah daging kurban dari warga LDII yang didistribusikan kepada masyarakat sebanyak 80.715 paket. Jumlah paket tersebut merupakan hasil pemotongan dari 1.018 ekor sapi dan 1.189 ekor kambing kurban warga LDII se-Lampung. Data ini diperoleh dari laporan Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, Muhammad Aditya saat acara simbolis pendistribusian daging kurban pada Jum’at (31/07) di Masjid Hizbullah Labuan Dalam Bandarlampung.

Menanggapi laporan Ketua DPW LDII tersebut, KH. Khairuddin Tahmid selaku Ketua Umum MUI Provinsi Lampung mengapresiasi positif pelaksanaan ibadah kurban yang dilakukan oleh warga LDII. Menurut dosen UIN RIL ini, pada pelaksanaan ibadah kurban umat Islam telah melaksanakan dua garis ibadah sekaligus, yaitu vertikal dan horisontal.

“Ibadah kurban merupakan dua garis ibadah yang dilakukan sekaligus. Vertikalnya sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT sedangkan horisontalnya berbagi kebahagian dengan sesama manusia”, terang Kyai Khairuddin dalam sambutannya pada acara simbolis tersebut.

Dalam sambutan itu pula Kyai yang ceramahnya terkenal jenaka namun sarat makna menilai bahwa pelaksanaan pengelolaan kurban yang dilakukan LDII telah memenuhi protokol kesehatan masa pandemi. Kyai yang pernah menjabat Ketua FKUB Kota Bandarlampung inipun melihat bahwa pengelolaan kurban LDII sudah terencana dengan baik.

“Pelaksanaan kurban yang dilakukan LDII ini sudah terencana dengan baik dengan kata lain LDII itu sesuatu banget” ujar Kyai Khairuddin yang disambut gelak tawa hadirin.

Sebelum itu selain melaporkan jumlah hewan kurban dan paket daging yang didistribusikan, Aditya menyampaikan bahwa pembagian daging kurban ini selain sebagai pelaksanaan ibadah kepada Allah juga merupakan bentuk kepedulian LDII kepada masyarakat. Berkaitan dengan itu Aditya yang berprofesi dokter menyampaikan bahwa tema idul adha tahun ini telah dibuat secara nasional oleh DPP LDII yaitu berbagi di tengah pandemi.

“Tema idul adha tahun ini diseragamkan secara nasional oleh DPP LDII yaitu ‘berbagi ditengah pandemi’. Hal ini seiiring dengan belum usainya penyebaran covid-19 di tanah air. Oleh karenanya bagi LDII ibadah kurban ini bukan hanya ibadah kepada Allah saja tetapi sebagai bentuk empati dengan berbagi kepada sesama, antara lain duafa, tunanetra, anak yatim, ponpes”, terangnya.

Mengakhiri laporannya pria yang juga Ketua IDI Bandarlampung ini menjelaskan bahwa sesuai protokol yang ditetapkan pemerintah pendistribusian daging kurban tahun ini berbeda. Biasanya daging kurban diambil oleh penerima di tempat yang ditentukan tetapi tahun ini teknisnya diantarkan sampai ke rumah penerima.

“Tahun ini panitia bekerja lebih ekstra karena selain mengelola hewan kurban sampai siap dibagikan ditambah dengan mengantarkan sampai ke rumah penerima. Untuk meringankan tugas itu pendistribusian melibatkan anggota Pramuka dari Sako SPN” pungkasnya.

Acara tersebut dihadiri wakil ketua, sekum MUI Lampung, anggota DPD-RI dapil Lampung Ahmad Bastian, dosen UIN Dr. Bahrudin, Anggota FKUB Pdt. Samuel luas, dewan penasihat dan pengurus DPW LDII dan perwakilan penerima daging kurban dari unsur kaum duafa, paguyuban, penyandang cacat dan pondok pesantren. (Johan/LINES Lampung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.