LDII Provinsi Lampung Hadiri Silaturahmi dengan Danrem 043 Gatam Lampung.

Bandar Lampung (4/6). Korem 043 Gatam Lampung selenggarakan Komunikasi Sosial, Silaturahmi Danrem 043 Gatam Lampung dengan komponen masyarakat, dengan mengambil tema “Merajut Persatuan dan Kesatuan Bangsa”, di Aula Sudirman Makorem 043 Gatam, 4 Juni 2021.

dr. H. Aditya, M.Biomed (ketua) didampingi Drs. H. Heri Sensustadi (sekretaris) DPW LDII Provinsi Lampung turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya Danrem 043 Gatam Brigjen TNI Drajat Bima Yoga, SIP. MH menyampaikan, kita masih dalam kondisi pandemi covid-19 mari kita bersama-sama melalui para tokoh-tokoh dan ormas keagamaan mencegah penyebaran covid-19, memberikan pencerahan kepada masyarakat, agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilisasi.

“Dalam era globalisasi pengguna medsos sangat tinggi, untuk itu jangan mudah terprovokasi berita-berita hoax. Karena dapat memecahkan belah umat dapat menebar kebencian, diharapkan para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ormas keagamaan sebagai komponen masyarakat ikut serta dalam mencegahan faham radikalisme, terorisme, intolerasi, karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan dimasyarakat. Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan dengan mengedepankan budaya kearifan local,” ujar jendral Drajat.

dr. Aditya dalam diskusi komunikasi sosial danrem 043/gatam.

Dalam diskusi Ketua DPW LDII Lampung dr. Aditya mengungkapkan Korem 043 Gatam dapat menyelenggarakan pendidikan bela negara, baik secara daring/online ataupun offline, karena melalui pendidikan bela negara dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.

Hadir dalam acara tersebut kaban Kesbangpol (Drs. Firsada, MH), ketua NU, Ketua Muhammadiyah, ketua MUI, Ketua LDII,  ketua FKUB, PGI, PHDI, Keuskupan, ketua ICMI, Laskar Merah Putih, BEM Unila, BEM UBL, BEM Teknokrat, Paku Banten. (HS/Lines Lampung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.