Danrem Gatam: Bela Negara Tak Harus dengan Senjata

0
279

BANDAR LAMPUNG. “Bela negara tak harus dengan angkat senjata. Menjalankan profesi dengan baik, bertanggung jawab dan penuh integritas juga termasuk bela negara” demikian arahan Danrem 043 Garuda Hitam Lampung, Kol. Inf. Taufik Hanafi saat menerima audiensi pengurus DPW LDII Provinsi Lampung di ruang kerjanya, Senin (13/05).

Beliau mencontohkan bela negaranya seorang guru ada dengan mengajar dan mendidik siswa dengan baik sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Namun apabila dalam kondisi tertentu bisa juga guru itu ikut angkat senjata bersama tentara mempertahankan negara ini.

Danrem asal Klaten ini juga menuturkan bahwa bela negara itu untuk menegakkan kedaulatan negara dan tugas tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh TNI tanpa elemen lainnya terutama rakyat. “TNI tidak mungkin bekerja sendirian menjaga kedaulatan negara ini. TNI butuh rakyat”, tuturnya.

Dihadapan para pengurus LDII Lampung Danrem juga menyakinkan bahwa Korem 043 Gatam Lampung siap bekerja sama dengan ormas manapun selagi ormas tersebut terdaftar di pemerintah dan memiliki semangat kebangsaan. “Selama landasannya adalah kebangsaan TNI siap bekerja sama dengan ormas, termasuk LDII”, imbuhnya.

Didampingi Kasrem Letkol. Mulyadi dan beberapa pejabat lainnya pria yang menjabat Danrem sejak Januari yang lalu ini turut menyikapi perkembangan teknologi informasi terutama medsos. Menurutnya teknologi ini tidak dapat dicegah, melalui medsos informasi sangat mudah menyebar, terlepas dari benar atau tidaknya berita tersebut. Maka yang perlu dilakukan adalah mengantisipasi dampak negatifnya. “Jangan sampai kita ikut-ikutan menebar berita hoax”, pesannya yang diiyakan Ketua DPW LDII Provinsi Lampung, dr. H. M. Aditya.

Dalam kesempatan itu pula Aditya menyampaikan apresiasi kepada TNI atad peran pentingnya dalam mewijudkan pemilu yang aman, nyaman dan sejuk. Ungkapan ini disambut oleh Danrem tentang netralitas TNI dalam pemilu dengan bukti-bukti yang ada. “Sikap TNI adalah netral. TNI tidak boleh memfasilitasi kegiatan politiknya partai maupun perseorangan. Contohnya lapangan Saburai milik korem, kita tidak beri izin apabila untuk kampanye, siapapun yang mengajukannya”, tegasnya.

Turut mendampingi Ketua DPW LDII dalam audiensi yang berlangsung sekitar 1 jam dengan suasana yang akrab dan santai ini, Ketua Wanhat H. Narso, Sekretaris Heri Sensustadi, Karo Hutarga Johan Wahyudi, Karo Hukum Ngadimin, Karo EPM Rohmatullah dan Anggota Biro PKOSB Anggi. (Johan Wahyudi/LINES Lampung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.