Batik Pemerkuat Identitas Nasional

0
32
Sumber foto: https://id.wikipedia.org

LDIILampung.com Indonesia adalah negara yang penuh dengan keanekaragaman suku, bahasa, budaya, dan kesenian. Menurut UNESCO, Indonesia memiliki 300 suku dan 260 bahasa daerah. Keanekaragaman tersebut menjadi penyokong utama kuatnya identitas nasional bangsa Indonesia. Untuk memperkuat Identitas nasional, warga Indonesia diharapkan mampu menjaga, melestarikan juga mengembangkan potensi-potensi bangsa untuk mengangkat nilai luhur negeri ini.

Salah satu identitas nasional yang perlu dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan adalah Batik. Dalam sejarahnya, karya seni batik berasal dari kata bakalan (kain) yang dihias (digambar) dengan titik-titik.

Karya seni yang pertama kali dikenalkan oleh presiden kedua RI saat konferensi PBB ini memiliki nilai seni yang tinggi. Terbukti UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) telah menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Non Bendawi (Masterpieces of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) bagi Indonesia pada tanggal 2 Oktober 2009.

Identitas bangsa merupakan salah satu faktor terpenting untuk menentukan jati diri suatu bangsa. Termasuk sebagai sarana untuk menandai eksistensi diri suatu bangsa dikancah Internasional.

Perkembangan tekstil yang beranekaragam dalam arus globalisasi ini menjadi pekerjaan rumah bagi suatu negara. Arus globalisasi dapat menggeser nilai-nilai budaya asli bangsa. Sehingga peran aktif pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk saling bersinergi demi mempertahankan eksistensi batik dikancah nasional dan internasional.

Mari, bersama-sama kita gunakan maha karya Batik Indonesia untuk memperkuat eksistensi identitas nasional serta nilai nasionalisme bangsa Indonesia. (Yustika Zulfaniyalin/Lines Lampung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.