Home / Berita LDII Lampung / TPPN, Wahana Oke Tangkal Konten Negatif
TPPN Sakoda Lampung
TPPN Sakoda Lampung

TPPN, Wahana Oke Tangkal Konten Negatif

Bandar Lampung – Usai sudah gelaran Temu Penegak dan Pandega Nasional (TPPN) yang dilaksanakan di Pusdiklat Senkom, Sawangan, Bogor pada (25-27/8) kemarin. Banyak hal yang diperoleh peserta, khusunya dari Sakoda SPN Lampung yang turut aktif mengikut rangkain kegiatan dengan mengirimkan dua umpi.

Kegiatan positif ini menjadi wahana menangkal konten negatif yang memberikan pengaruh buruk bagi generasi produktif saat ini. Konten yang membuat candu, ketagihan, bahkan bisa membuat generasi muda lupa tugasnya agar bisa berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Beberapa hal pun telah disipakan oleh Sakoda SPN Lampung, diantaranya berencana untuk mengadakan kemah TPPN di Lampung disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan.

“Beberapa hal yang menjadi rencanan tindak lanjut dari TPPN diantaranya akan mengadakan kemah menyesuaikan dengan kondisi dan kemampuan,” ujar Drs. H. Heri Sensustadi Pinsakoda SPN Lampung.

Heri juga mengapresiasi TPPN sebagai sebuah ajang silaturahim dan peningkaan kualitas Penegak dan Pandega dalam sindu program Pramuka dan PPG.

“TPPN merupakan kegiatan pramuka dalam pembentukan dan penguatan karakter yang nasionalisme, mencegah pengaruh negatif seperti pornografi dan pornoaksi, serta penyalahgunaan narkoba,” lanjut Heri.

Gelaran ini sendiri diikuti oleh 500 peserta Penegak dan Pandega dari wilayah Jakarta, Jawa Barat, Lampung, serta Jawa Timur.

Lampung sendiri mengirimkan dua umpi, putra dan putri sebanyak 12 peserta dengan dua orang pendamping.

“Anggota SAKO SPN Lampung yang berangkat yaitu M. Mustavid Almustahab, Afdi Fauzul Bahar, Alfa Riyan, Tri Wibowo, Dika Yuha, Rizky Muchlisinrizki Amalia, Miftahul Jannah, Intan Asarin, Anggun Eristi Cahyani, Tri Andita dan Yaumi Maulida Khosi,” ujar Mustavid, salah satu peserta asal Lampung.

Mereka juga didampingi oleh jajaran pengurus Sakoda, diantaranya Pinsakoda Drs. H. Heri Sensustadi, Sekretaris Johan Wahyudi, S.Pd.I, Ahmat Nurdin, S.Pd.. Adapun pendamping regu dalam perkemahan yaitu Kak Muhlisin dan Kak Endang.

Acara yang diadakan sejak Jumat (25/08) ini bertujuan memperkenalkan para penegak dan pandega yang masih tergolong usia produktif itu melatih kemampuan diri baik hard skill maupun soft skill. Sehingga para peserta acara baik putra maupun putri itu dapat mengenal organisasi Pramuka yang berkolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan LDII dan berkontribusi bagi lingkungan rumah maupun lingkungan masyarakat.

Pelatihan kemampuan itu terbagi dalam beberapa kategori yakni, how to know (mengenali), how to share (berbagi), how to contribute (kontribusi), how to created (merancang), how to problem solved (mengatasi masalah). Kelima kategori tersebut masih terbagi lagi dalam lima belas jenis giat atau keterampilan yang diikuti para peserta baik indoor maupun outdoor.

Keterampilan tersebut antara lain, scuba diving, panahan, pengetahuan sepeda gunung, mountaineering atau pendakian, pelatihan pemadaman api dan penanggulangan kebakaran, teknologi tepat guna, fotografi jurnalistik, pembuatan kompos, pengetahuan ekosistem pesisir pantai, pendirian kemah mandiri, core agama (perawatan jenazah dan nasehat), keterampilan memasak, kearifan budaya lokal serta beauty class untuk peserta putri.

“Kami ingin menyampaikan kepada para penegak dan pandega mengenai isu lingkungan yakni pengelolaan sampah, bagaimana anak-anak muda itu bisa menghasilkan uang dari sampah. Juga menyadarkan pengetahuan geografis yakni ekologi bahari seperti ekosistem pesisir pantai, berkontribusi dari sisi ‘dakwah’ yang sadari akan lingkungan,” jelas Edwin Sumiroza, Pinsakonas SPN Lampung.

Sempat melebihi kuota peserta, namun Edwin beserta panitia lainnya tetap melaksanakan kemah pertemuan tersebut sesuai jadwal yang telah dibuat.Kedepannya, ia berharap, nantinya dapat menggelar acara Pramuka seperti ini yang beriringan dengan agenda Kwarnas Pramuka.

“Anak-anak usia produktif ini, seharusnya bukan hanya sekedar memahami dan tahu, tapi juga berkontribusi lebih lanjut,” kata Edwin.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Powered by themekiller.com