Home / Artikel Umum / Tertimpa Musibah, Ini Lho Doa yang Pertama Kali Harus Diucapkan
Tertimpa Musibah, Ini Lho Doa yang Pertama Kali Harus Diucapkan
Tertimpa Musibah, Ini Lho Doa yang Pertama Kali Harus Diucapkan

Tertimpa Musibah, Ini Lho Doa yang Pertama Kali Harus Diucapkan

Pepatah yang mengatakan bahwa hidup ibarat roda, kadang kita berada diposisi di atas terkadang pula kita juga dibawah, cobaan dan rezeki silih berganti mengambil posisi dalam diri.

Lalu apakah itu tidak ada manfaatnya?

Tentu saja ada, Allah SWT menjadikan segala sesuatu di bumi ini pasti ada tujuannya, termasuk memberikan musibah bagi hambaNya, tentunya agar hambaNya mengambil pelajaran dari musibah tersebut. Seandainya suatu hari kaki kita tertancap paku karena tidak menggunakan alas kaki, ketika kita mengambil hikmah dari kejadian itu maka, keesokan harinya kita menggunakan alas kaki seperti sandal ataupun sepatu.

Kita tidak tahu roda mana yang akan menimpa kita pada hari ini. Musibah atau rezeki hanya Allah yang mengatur dan mengetahuinya.

Lantasapa yang di ucapkan ketika putaran musibah itu menimpa kita? Ini doanya..

Sebagaimana dalam hadist shohih riwayat imam muslim yaitu:

قَال رسل الله صلى الله عليه وسلم ما من مسلم تصيبه مصيبة فيقول ما امره الله

( اِناَّ لله وَاِناَّ اِلَيْهِ رَاجِعُوْنْ اَللَّهُمَّ اْجُرْنِي فِي مُصِيْبَتِيْ وَاَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَ )

 الا اخلف الله له خيرا منها *رواه مسلم

Artinya: Rosululloh SAW bersabda :tidak ada seorang muslim yang tertimpa musibah maka dia berkata sebagaimana di perintahkan oleh Allah sesungguhnya kami milik Allah dan kepadaNya kami kembali, ya Alloh engkau memberilah pahala sebab musibah ini kepadaku, dan engkau gantilah dengan yang lebih baik untukku” kecuali Alloh akan menggantinya dengan yang lebih baik dari pada musibah yang menimpanya.( HR. Muslim)

Sebagai contoh pada zaman Nabi Muhammad masih hidup, ketika abu salamah meninggal beliau mendapati umi salamah bersedih, lantas Nabi Muhammad mengajari umi salamah doa tersebut, Alloh mengabulkan do’a umi salamah, yaitu mengganti dengan yang lebih baik umi salamah dijadikan istri oleh Nabi.

Bukankah Allah dzat yang maha adil dan maha mengetahui, sungguh luas rahmat-Nya Allah SWT.

Lantas bagaimana dengan diri kita, bukankah kita adalah hamba yang beriman kepada Allah? Mari kita biasakan berucap yang diridhoi oleh Allah, walaupun musibah menimpa pada diri kita.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Powered by themekiller.com