Home / Artikel Umum / Malam Tahun Baru, Daripada Hura-Hura Lebih Baik Ngaji
LDII Ngaji di Malam Tahun Baru
LDII Ngaji di Malam Tahun Baru

Malam Tahun Baru, Daripada Hura-Hura Lebih Baik Ngaji

Kita semua sudah tahu bahwa semakin kedepan kerusakan zaman juga semakin jelas terlihat, hal ini bisa kita ambil acuan dari zaman dulu sampai sekarang, dimana zaman dulu perlalukan keji jarang terjadi namun sangat biasa dizaman skarang, dan memang tidak bisa dipungkiri semua itu akan terlihat jelas bagi kita semua, mulai dari kerusakan moral, kemerosotan akhlak dan kebebasan yang cenderung seperti binatang. Masya Allah.

Perhatikan dalil berikut :

Sesungguhnya tidak akan datang suatu zaman kecuali zaman itu akan lebih jelek dari zaman sebelumnya. H.R. Al Bukhari).

Hal  ini harus menjadi intropeksi kita bahwa kerusakan yang semakin jelas ini jangan di tanggapi dengan hura hura dan maksiat, sadarkanlah diri ini bahwa kita adalah orang iman, orang iman dan bertakwa sangat takut dengan kerusakan itu bukannya malah  bergembira,! alangkah baiknya anak anak muda mengadakan pengajian akhir tahun kemudian bakar bakar ayam, jagung dan sebagainya yang positif untuk menghindari dampak negatif yang kebanyakan orang orang merayakannya dengan maksiat.

Perhatikan dalil berikut :

Akan datang pada manusia suatu zaman yang mana mereka tidak perduli dari apa-apa yang mereka dapatkan, apakah dari yang halal, apakah dari yang haram. ( H.R. Al Bukhari).

Cepat-cepatlah kalian dengan amalan (segeralah beramal) sebelum datang suatu fitnah yang mana fitnah itu seperti potongan malam yang gelap gulita (gelap sehingga sulit untuk membedakan kebenaran /membuat mudah terpengaruh), sampai-sampai diwaktu pagi seorang laki-laki mengaku dirinya beriman tapi ketika sote telah tiba dirinya menjadi kafir, dan sore beriman pagi menjadi kafir, bahkan salah saatu diantara kalian menjual agamanya dengan harta dunia. (H.R. Attirmidzi).

Oleh karena itu LDII melarang warganya untuk ikut ikutan mengadakan acara akhir tahun yang negatif, dan LDII menghimbau pada seluruh warganya untuk mengadakan pengajian Akhir tahun guna mengalihkan dampak negatif yang terjadi pada malam tahun baru.

Pengajian ini bukan semata mata untuk merayakan tahun baru, tapi membina generasi penerus agar bisa membedakan mana yang dosa dan ahala, maka kesenangan hakiki dan yang batal.

Powered by themekiller.com