Home / Berita LDII Lampung / LDII Kota Bandar Lampung Menggelar Sosialisasi Hijab Syar’i

LDII Kota Bandar Lampung Menggelar Sosialisasi Hijab Syar’i

Bandar Lampung – Bersamaan dengan Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April, DPD LDII Kota Bandar Lampung bekerjasama dengan Keputrian Bandar Lampung mengadakan serangkaian acara sosialisasi hijab syar’i yang bertajuk Kartini’s Day With Hijab Syar’i pada Minggu (24/04), bertempat di Masjid Hizbullah, Labuhan Dalam , Bandar Lampung. Acara ini diikuti oleh seluruh remaja putri dari PC dan PAC LDII se-Kota Bandar Lampung.

Cantika Auditia selaku ketua pelaksana mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para remaja putri tentang tata cara menggunakan hijab sesuai syariat islam dan tidak tabaruj (berlebihan) dalam berhias.

“Diharapkan para remaja putri tidak terpengaruh oleh perkembangan trend fashion berhijab saat ini yang kebanyakan menampilkan hal-hal yang tidak sesuai dengan syariat islam , sehingga remaja putri dapat lebih bijak lagi menentukan pilihan fashion hijab yang sesuai dengan syariat islam serta tidak berlebihan dalam berhias,” ujar Cantika.

Kartini merupakan sosok pahlawan wanita Indonesia yang memperjuangkan hak-hak wanita. Salah satunya yaitu hak untuk mendapatkan pendidikan serta pengetahuan atau lebih dikenal dengan emansipasi wanita.

Wanita juga dapat menunjukkan potensi nya untuk berkontribusi dalam memberikan perubahan yang lebih baik bagi lingkungan sekitarnya, tentunya sesuai dengan batas-batas yang telah dibenarkan oleh aturan Qur’an Hadist.

Rangkaian acara ini di buka dengan penyampaian dalil-dalil tentang wanita yang disampaikan oleh Ust H Harun Al Rasyid, ST. Harun menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang memuliakan wanita, salah satunya yaitu melindungi wanita muslimah dengan aturan-aturan yang bertujuan agar wanita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Namun kebanyakan para wanita tidak menyadari bahwa mereka itu di jaga. Banyak yang berpakaian tidak sesuai ketentuan yang dibenarkan oleh Qur’an Hadist hanya karena sekedar ingin tampil trendy dan gaya. Sesungguhnya jika seorang wanita menjaga pakaiannya tetap syar’i , maka sama halnya dia telah menjaga kehormatannya. Dan paling baiknya seorang wanita adalah yang menjaga kehormatannya,” tegas Harun.

Acara dilanjutkan dengan tutorial make up natural disertai tips and trick tampil natural serta anggun dan tidak berlebihan, kemudian tutorial memakai hijab syar’i yang disampaikan oleh Cantika Auditia.

“Untuk hijab tidak boleh transparan, harus lebar dan menggunakan inner hijab, hal ini bertujuan agar rambut tidak terlihat dan memberikan kesan rapi bagi pemakainya. Dalam berkreasi dalam menggunakan hijab juga harus diperhatikan kesyar’ian dari hijab tersebut, sehingga tidak timbul hal-hal negatif akibat dari penggunaan hijab yang tidak benar,” ujar Cantika.

Rangkaian acara berikutnya adalah lomba make up dan memakai hijab syar’i. Perlombaan ini diikuti oleh para peserta dengan sangat antusias. Perlombaan diikuti oleh 10 kelompok, masing-masing beranggotakan 3 orang yang dipilih secara acak. Para peserta mencoba mempraktekkan cara mamakai make up dan hijab syar’i seperti yang telah di berikan materinya sebelumnya . Kriteria penilaian adalah kerapihan, kesyar’ian, dan teknik aplikasi make up yang digunakan (Mila Vanalita – LINES Lampung).

Powered by themekiller.com