LDII Hadiri Rakerda ke-2 MUI Lampung

0
81

Pringsewu, Jumat (29/6) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Urban Kabupaten Pringsewu pada  29-30 Juni 2018. Dengan mengsung tema “Meneguhkan Peran MUI Dalam Dakwah Islam Wasathiyah, Arus Baru Ekonomi dan Anti Narkoba, Hoax serta Radikalisme”.

Sesuai dengan kebijakan MUI Provinsi Lampung masa khidmah 2016-2018 akan menyelenggarakan Rakerda setiap tahunnya. Dan pada tahun 2018 ini merupakan Rakerda ke 2 MUI Provinsi Lampung.

Hadir langsung dalam kegiatan ini Ketua Umum MUI Provinsi Lampung Dr KH. Khairuddin Tahmid, M.H., Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu Dr. Fauzi, S.E., M.Kom., Akt, KaKanwil Kemenag Lampung Drs. H. Suhaili, M.Ag yang membuka langsung acara Rakerda ke 2 MUI Provinsi Lampung, serta jajaran pengurus harian MUI Provinsi Lampung, Camat se-Kabupaten Pringsewu dan 114 peserta dari berbagai utusan daerah se-Provinsi Lampung.

Pada acara Rakerda ke 2 MUI Lampung hadir juga Ketua DPW LDII Lampung dr. H. Aditya, M.Biomed didampingi Sekertaris DPW LDII Lampung Drs. H. Heri Hensustadi.

Sementara itu ditemui disela-sela Rakerda, dr. H. Aditya, M.Biomed  mengungkapkan “materi ini sangat baik, selaras dengan kondisi bangsa, dakwah wasathiyah dalam rangka pembinaan umat agar tetap damai, hidup rukun, terwujudnya kehidupan yang harmoni dalam bingkai NKRI”.

“Selaras juga dengan program ldii tentang green dakwah atau dakwah yang saleh, santun, cinta lingkungan, kasih saying, cinta hidup sehat dan bersih”, tambah Aditya yang juga sebagai Anggota Dewan Pertimbangan MUI Provinsi Lampung.

Adapun acara Rakerda ke 2 MUI Lampung ini melalui 4 sidang pleno, yang pertama membahas tentang karakteristik dakwah wasathiyah, kedua membahas implementasi dakwah wasathiyah, ketiga membahas aktualisasi dakwah wasathiyah dalam penguatan ekonomi umat, kemudian sidang komisi-komisi dan sidang pleno ke empat merupakan laporan hasil kerja dan pengesahan komisi-komisi. (Rizky Febri Saputra/Lines Lampung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.