Home / Dakwah Islam / Kirimkan Lamaranmu ke Orang Tua Ku
Melamarnya adalah bentuk kamu menghargai wanita serta melindungi wanita dari pelanggaran.
Melamarnya adalah bentuk kamu menghargai wanita serta melindungi wanita dari pelanggaran.

Kirimkan Lamaranmu ke Orang Tua Ku

LDIILampung.com – Hidup ini bersiklus, terus berjalan, terus bergerak dan terus berubah. Semua berubah, tak ketinggalan pula perubahan usia. Semakin bertambah usia tentu tantangan baru bermunculan. Usia yang paling dianggap kritis adalah usia dimana kita dianggap telah mampu untuk membangun bahtera rumah tangga. Fase inilah yang sebagian orang menganggapnya sebagai fase terpenting, karena di fase ini kita harus memilih orang lain yang bukan anggota keluarga kita untuk masuk kedalam keluarga dan tentunya orang tersebut akan menjadi orang terdekat kita yang akan menemani sisa hidup kita.

Kelahiran, pernikahan, kematian merupakan siklus kehidupan yang sering di gambarkan manusia. Dan pernikahan menjadi bagian yang bersejarah dan sakral. Terutama bagi seorang wanita, pernikahan merupakan awal dari kehidupan yang baru, yaitu kehidupan bersama teman hidup yang telah menjadi pilihan hatinya.

Berbicara mengenai memilih teman hidup bukanlah perkara yang mudah bagi seorang wanita. Wanita sering dihadapkan oleh banyak pilihan dan wanita akan sangat berhati-hati dalam memilih pria yang akan menjadi teman hidupnya.

Banyak wanita merasa bingung ketika merasa sudah mampu dan cukup umur namun belum juga menikah karena beberapa faktor yang mepengaruhi. Salah satu faktor yang paling sering ditemui adalah menunggu sebuah kepastian yang belum jelas sampai kapan kepastian itu datang. Secara sederhana dapat dikatakan menunggu seseorang untuk datang kepada orang tuanya untuk melamarnya.

Banyak orang yang datang dan pergi, seolah-olah memberikan harapan, namun yang diharapkan belum juga memberikan kepastian untuk berlanjut ke sebuah hubungan yang lebih serius. Hal inilah yang menjadikan dilema bagi seorang wanita.

Ketika seorang wanita merasa ada seorang pria mendekatinya dan merasa bukan lagi waktunya bermain-main, yang diharapkan wanita adalah sebuah kepastian. Ketika yang diharapkan belum juga menunjukkan tanda-tanda keseriusan maka makin bertambahlah kebingungan seorang wanita. Yang ada di benak wanita adalah mungkinkah kita kelak akan bersama atau tidak.  Dan kebingungan itu akan bertambah ketika ada orang lain yang melamarnya lebih dulu dibandingkan orang yang telah diharapkan untuk datang melamar sebelumnya. Wanita itu terlihat lemah diluar, namun sebenarnya wanita itu pribadi yang memiliki kekuatan hebat, kekuatan untuk menunggu sebuah kepastian.

Melamarnya adalah bentuk kamu menghargai wanita serta melindungi wanita dari pelanggaran. Dengan memberikan kepastian dan tidak memberikan harapan-harapan palsu berarti kita telah mempu menghormati dan memuliakan seorang wanita.

Sebuah hadist yang menyatakan bahwa “Sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk dan sesungguhnya tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas, maka sikapilah para wanita dengan baik”. (HR Al-Bukhari).

Berbuat baiklah terhadap wanita yang akan kau lamar, dengan memberinya kepastian itu akan lebih baik dibandingkan dengan membuatnya menunggu. Niat mu untuk melamar seorang wanita menunjukkan bahwa kamu telah siap, dan wanita akan menghargai setiap keberanianmu melamarnya. Perkara di terima atau ditolak, itu sudah menjadi ketentuanNya, niscaya wanita yang baik akan bersama dengan yang baik pula, dan apabila di tolak maka wanita baik itu  akan menolak dengan baik pula.

Jika kalian khawatir tentang cinta dalam pernikahan kalian, maka jangan mengkhawatirkan hal tersebut. Cinta itu dapat tumbuh seiring berjalannya waktu, janganlah kamu bersedih, sesungguhnya wanita lebih mudah untuk belajar mencintai, karena wanita itu makhluk yang sederhana untuk persoalan mencintai.

Pahami dia, dengarkan dia dan hargailah dia maka kamu akan menjadi sosok yang akan dia muliakan. Dan jangan pula kalian merasa khawatir tidak mampu menafkahi istrimu dengan baik. Karena sesungguhnya Allah telah mencukupkan rezeki untuk orang yang telah menikah.

Jika kamu berniat serius dan telah siap maka segeralah menemui orang tuanya, sampaikanlah maksud dan tujuan baikmu. Jangan membuat wanita menunggu kepastian terlalu lama. Namun jika kamu belum siap maka tinggalkanlah.

Bersikap tegaslah dengan wanita, wanita bukanlah layang-layang yang bisa kamu tarik ulur sesuka hatimu, layang-layangpun akan putus jika terlalu sering kamu tarik ulur, apalagi perasaan wanita.

Laki-laki sederhana yang tidak banyak bicara tapi berani melamar, lebih gagah daripada laki-laki yang banyak janji tapi gak jelas rencananya. Untuk laki-laki yang keliatannya serius tapi belum juga melamar, maka bersiaplah untuk berlapang dada, mungkin ada gerak lebih cepat tanpa sepengetahuan kalian.

Ketika kalian sudah sreg, mantep, yakin, klik, merasa ada chemistry dan orang tuanya memberikan respon yang baik, segeralah istikharah dan sholat hajat, kalau tambah condong dan jalannya terasa mudah itu sama dengan sudah bertemu jawabannya. Segeralah kalian melamarnya, kalau jodoh dan barokah insyaallah diterima, kalaupun ditolak maka bersabarlah, setidaknya jalan yang ditempuh sudah benar dan tidak menimbulkan dosa dan pelanggaran.

Dan berkhusnudzanbillah bahwa sesungguhnya Allah sedang mempersiapkan rencana pembahagiaan untukmu bersama orang lain yang akan lebih barokah. Untuk itu segerakanlah kirimkan lamaranmu keorang tua wanita mu.

Powered by themekiller.com