Home / Dakwah Islam / Jangan Pernah Meremehkan Dosa Sekecil Apapun
Berdoa
Berdoa

Jangan Pernah Meremehkan Dosa Sekecil Apapun

Jangan Pernah Meremehkan Dosa Sekecil Apapun – Sebagai seorang calon penghuni surga tidak hanya dituntut untuk beribadah dengan benar sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasulullah secara tertib dan tekun, namun juga harus dapat menghindari diri dari segala perbutan dosa dan berbagai kemaksiatan.

Banyak godaan-godaan yang harus dihindari. Kalau kita bisa menghindari dari godaan yang paling menggiurkan maka kitalah salah satu calon ahli Surga yang nanti kelak akan mendapat naungan Allah pada hari kiamat. Sekarang, apakah kita mampu untuk menghindari godaan-godaan yang ada didunia ini?

Kita sebagai orang yang beriman dilarang untuk menyepelekan larangan agama dan selalu menyesal ketika kita melakukan perbuatan dosa sekecil apapun.

Sangat disayangkan sekali jika ada yang bersentuhan laki-laki dan perempuan bukan mahrom dianggap biasa. Kemudian laki-laki mengenakan celana menutupi mata kaki juga tidak merasa berdosa dan yang lebih parah jika ada perempuan membuka aurat di tempat umum perasaannya biasa saja (berasa enteng, tidak ada perasaan berdosa).

Jika melakukan perbuatan dosa sekecil apapun segeralah bertaubat dan menyesal ketika melakukan kesalahan sekecil apapun. Seorang hamba ketika berbuat dosa maka muncullah setitik noda hitam dalam hatinya. Bila ia segera bertaubat maka lenyaplah noda itu namun jika ia terus menerus mengerjakan dosa maka hatinya menjadi semakin kelam. Sebagaimana didalam Surat Al-Muthaffifin ayat 14;

*كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Artinya: “Ingatlah bahkan noda hitam atas hati mereka karena apa-apa yang mereka kerjakan”.

Dan diterangkan juga dalam Hadist Ibnu Majah No. 4245 bahwa kelak di akhirat ada kaum membawa pahala amalan sebesar gunung, namun Allah menjadikannya debu yang lenyap beterbangan. Ketika ditanyakan siapakah mereka?, Nabi SAW menjawab: “Mereka adalah saudara kamu yang juga beribadah seperti kalian namun mereka juga terbiasa mengerjakan larangan-larangan Allah SWT”. Nauzubillahi min dhalik

Powered by themekiller.com