Home / Opini / ini Alasan Mengapa LDII Melarang warganya untuk Merokok
say no to smoke
say no to smoke

ini Alasan Mengapa LDII Melarang warganya untuk Merokok

ROKOK DAPAT MEMBUNUHMU, begitulah slogan pemerintah kepada perokok dengan harapan besar dapat mengurangi jumlah perokok di negeri ini, banyak orang yang menganggap rokok adalah hal yang makruh atau boleh saja dilakuakn tapi dibenci, tetapi ada yang menganggap itu mutlak dilarang.

Berikut ini saya akan menjelaskan kenapa LDII melarang warganya untuk merokok, Alasannya diambil dari segi agama dan kesehatan,

Rokok diharamkan karena buruk bagi kesehatan, bahayanya lebih besar dari pada manfaatnya.

“Dan dihalalkan yang baik bagi mereka dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk“. (QS. Al-A’raf:157).

Disegi kesehatan, Selain penyakit mematikan seperti jantung dan kanker masih banyak penyakit yang ditimbulkan oleh rokok, walaupun banyak perokok yang mengkonsumsi hanya untuk menenangkan diri, permen mulut, dan sebagainya, tapi tidak mempertimbangkan bahwa efek negatifnya justru jauh lebih besar.

Menuju jalan untuk bunuh diri secara perlahan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya:

وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

 “Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” (QS. An-Nisaa:29).

Mengkonsumsi rokok memang tidak secara langsung bunuh diri, sama hal nya dengan meminum racun, tidak semua orang mati setelah minum racun kan ?. Tapi cenderung mengarah pada itu, maka hal ini perlu dihindari.

Dan dalam sebuah hadist menjelaskan :

“Barangsiapa yang menghirup racun hingga mati, maka dia akan menghirup racun itu selama-lamanya di neraka jahannam” (HR. Al-Bukhari).

Dalil diatas berarti melarang untuk melakukan sesuatu yang membahayakan diri sendiri, karena termasuk perbuatan zolim. Berarti dosanya besar.

Merokok merupakan Pemborosan.

إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُواْ إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُوراً

“Sesungguhnya pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan, dan syaitan itu adalah sangat kufur terhadap Tuhannya” (QS. Al- Isra’:27).

Dalam arti orang yang boros adalah saudara setan, Mubadzir juga termasuk perbuatan syetan.

Pada intinya rokok adalah sumber penyakit, Warga LDII sangat percaya pada pemerintah dan ahli kesehatan bahwa rokok tidak baik bagi tubuh dan lingkungan sekitar, ditambah lagi Allah dan Rasul perintah kepada kita untuk menjaga kesehatan sebagai bentuk syukur kita kepada Allah.

Menyikapi hal itu LDII perintahkan Warganya untuk tidak merokok. Karena, merokok adalah merupakan pintu gerbang dari narkoba dan mubadzir (pemborosan) menurut Alloh, karena merokok menimbulkan banyak kemudhorotan / bahaya bagi pengguna aktif maupun pengguna pasif. [Lines Lampung]

Warga LDII itu tidak merokok.. Jika dijumpai seseorang merokok maka dia bukan Warga LDII.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Powered by themekiller.com