Home / Artikel Umum / Hilangkan kebiasaan yang menjadi Budaya

Hilangkan kebiasaan yang menjadi Budaya

Biasa kemudian kebiasaan yang awal mulanya dari suatu perbuatan yang sering di ulang-ulang dalam bentuk yang sama. Dan kebudayaan itu dihasilkan dari setiap perilaku atau perbuatan yang dilakukan oleh manusia dalam suatu tempat yang dilakukan berulang-ulang dan menjadi kebiasaan, ketika semua orang melakukan sesuatu untuk mendapatkan segala yang diinginkannya, maka itulah yang dinamakan usaha.

Sejatinya kebiasaan yang kerap dilakukan oleh umat manusia, bahkan telah menjadi sebuah tradisi yang telah mengakar sejak zaman Nabi Muhammad Saw. Kebiasaan yang dimaksud yakni “Minum sambil berdiri”. Hadist yang diriwayatkan Imam Muslim, bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda:

1

 

 

Yang artinya: “Jangan sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri apabila berdiri dia lupa maka hendaknya dia muntahkan.”

Dan Nabi Muhammad SAW dalam hadist riwayat muslim menegur umatnya yang memiliki kebiasaan minum sambil berdiri:

2

 

 

Yang artinya: “Dari Nabi: beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata pada Anas,“bagaimana dengan makan(sambil berdiri)?” Anas menjawab itu lebih parah dan lebih jelek. (HR.Muslim). Para ulama menjelaskan, dikatakan makan dengan berdiri lebih jelek karena makan itu membutuhkan waktu yang lebih lama daripada minum.”

Pakar peneliti di dunia kesehatan pun ikut memperkuat larangan tersebut, menurut dr. Andri Setiawan. Makan dan minum sambil duduk lebih menyehatkan daripada sambil berdiri. Perlu diketahui, dalam tubuh manusia terdapat jaringan penyaring atau filter yang disebut sfringer, yakni struktur maskuler (berotot) yang berfungsi membuka dan menutup.

Didalam artikel yang dimuat dalam Yahoo Indonesia, dokter yang praktik di RS Islam Jakarta itu mengatakan, “Air yang diminum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan di ginjal. Filter penyaring ini terbuka disaat kita duduk dan tertutup disaat berdiri.”

Secara internal, tubuh manusia memiliki jaringan penyaring yang dapat membuka dan menutup, maka kebiasaan makan dan minum sambil berdiri sangatlah riskan dan bisa berakibat fatal untuk kesehatan ginjal. Dan ternyata, jika kebiasaan buruk ini sering terjadi dapat mengakibatkan pelakunya pingsan atau mati mendadak.

Pernyataan yang diungkapkan oleh dr. Andri Setiawan sejurus dengan dr. Ana Budi Rahayu, SpS, yang jga menjelaskan bahwa makan sambil berdiri akan menyebabkan terjadinya reflux asam lambung, asam lambung akan naik ke eksofagus dan membuat sel-sel kerongkongan teriritrasi. “Karena itu cara mencegah reflux asam lambung adalah dengan makan sambil duduk,”ujar dokter Spesialis Saraf RS PKU Muhammadiyah Bantul itu seperti yang di muat oleh Republika.

Sabda Nabi Muhammad SAW itu sangatlah benar, masihkah ada orang yang beriman akan meneruskan kebiasaan buruk itu? Ubahlah kebiasaan makan dan minum sambil berdiri, menjadi duduk selain dapat menyehatkan jasmani, juga pasti mendapatkan paha;a dari Allah SWT karena telah menjalankan sunah nya Nabi Muhammad SAW.

Gambar ilustrasi : j-cul.com

Powered by themekiller.com