Hal yang Membuat Pahala Puasa Sia-sia

0
133

Bulan ramadhan merupakan bulan yang selalu kita nantikan tiap tahunnya. Bulan suci penuh rahmat. Bulan yang begitu banyak ampunan dan juga keberkahan.

Bulan ramadhan ini adalah bulan di mana kesempatan mengumpulkan pundi pundi amalan terbuka lebar. Bulan yang ketika kita melakukan kebaikan, maka Allah akan melipatgandakan pahala kita sebesar 10 hingga 700 kali lipatan.

Begitu pula dengan kejelekan akan Allah akan lipatgandakan. Seringkali kita tidak menyadari atas kejelekan yang kita lakukan. Perbuatan buruk terutama dalam hal ucapan atau perkataan.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:

‎مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

Artinya: “Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan”. (HR. Bukhari, no. 1903).

Dari hadits tersebut, hikmah yang bisa kita ambil adalah bahwa Allah tidak ada hajat/keperluan untuk memberikan pahala bagi orang yang berpuasa tetapi tidak meninggalkan perkataan dusta walaupun dia sudah menahan lapar dan dahaga. Inilah yang akhirnya membuat puasa kita menjadi sia-sia.

Karena sesungguhnya puasa tidak hanya menahan rasa lapar dan dahaga. Tetapi lebih jauh lagi, puasa seharusnya dapat mengendalikan diri kita. Yaitu menghindarkan diri dari perkataan dusta yang bisa mengurangi kesempurnaan pahala puasa.

Betapa banyak orang yang berpuasa tetapi masih melakukan perbuatan sia-sia. Maka dari itu, jangan sampai kita terhanyut oleh hal itu.

Puasa hendaknya bisa menahan diri kita dari pelanggaran-pelanggaran dalam aturan agama, perbuatan maksiat, dan juga dari amalan-amalan yang tidak mengingatkan diri kita pada Allah (lahan).

Semoga kita dapat memanfaatkan bulan yang istimewa ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita sambut ramadhan dengan meningkatkan keimananan kita.

Penulis : Dian Palupi – LINES Lampung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.