Home / Dakwah Islam / Fitnah dapat menghancurkan keimanan manusia
fitnah dalam menghancurkan keimanan
fitnah dalam menghancurkan keimanan

Fitnah dapat menghancurkan keimanan manusia

Fitnah adalah kerusakan, atau sesuatu yang bisa merusak, banyak ayat ayat Al-quran dan hadist Nabi telah meriwayatkan tentang fitnah, Semua itu adanya bukan untuk menakut nakuti, tapi untuk mengajarkan kita bagaimana sikap sebagai mukmin dalam menghadapi fitnah tersebut. Lebih jelasnya perhatikan firman Allah berikut :

Surat Al-Ankabuut ayat 2 dan 3
Surat Al-Ankabuut ayat 2 dan 3

 ”Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan Sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”. (QS. Al-Ankabuut: 2-3)

”Segeralah beramal sebelum terjadinya fitnah-fitnah seperti gelapnya malam. Seorang yang paginya mukmin sorenya menjadi kafir, dan pada sore hari mukmin dan paginya kafir, menjual agamanya dengan sedikit dari kekayaan dunia” (HR Muslim).

Dalam Hadist Sohih Bukhari dapat kita ambil kesimpulan dari hadits yang panjang bahwa : fitnah itu seperti pintu yang terkunci, maka suatu ketika pintu itu tidak lah dibuka tapi akan hancur, sahabat bertanya siapakah pintu itu : Huzhaifah menjawab : dia adalah umar.

Maka ketika umar wafat, mulailah banyak fitnah berdatangan, seperti terpecah belahnya islam hingga mereka berperang satu sama lain, kemudian kholifah Usman Bin Affan pun terbunuh, Dan Ali Bin Abu thalib sebagai penerus kehalifahan Usman, dituduh ikut campur dalam pembunuhan Usman, kemudian terjadilah perang sesama orang iman yang dikompori oleh orang orang munafik. Itu sejak 14 Abad yang lalu, sampai sekarang fitnah silih berganti brdatangan menjumpai siapapun termasuk orang orang iman, sehingga nabi khawatir seperti yang diterangkan dalam hadist dibawah ini.

Rasulullah SAW bersabda:” Tidaklah aku tinggalkan fitnah yang lebih besar bagi kaum lelaki melebihi fitnah wanita” (HR Bukhari dan Muslim). maksyudnya fitnah terbesar bagi umat laki laki setelah wafatnya Nabi adalah Wanita.

Bukan hanya fitnah wanita tapi juga fitnah keimanan seperti hadist dibawah ini :

”Segeralah beramal sebelum terjadinya fitnah-fitnah seperti gelapnya malam. yaitu Seorang yang paginya mukmin sorenya menjadi kafir, dan pada sore hari mukmin dan paginya kafir, menjual agamanya dengan sedikit dari kekayaan dunia” (HR Muslim)

Sejak Zaman Dulu sampai sekarang fitnah dimana mana, jika kita sudah berusaha untuk menghindarinya maka tinggal ditambah dengan doanya antara lain :

”Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahanam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari buruknya fitnah al-Masih ad-Dajjaal” (HR Muslim).

Semoga Allah melindungi kita dari segalam macam fitnah di dunia maupun diakherat, aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Powered by themekiller.com