Home / Dakwah Islam / Berhijab Sesuai Syar’i Itu Indah
Wanita Berjilbab Sesuai Syar'i
Wanita Berjilbab Sesuai Syar'i - By. BlindShooter

Berhijab Sesuai Syar’i Itu Indah

LDIILampung.com – Berpakaian dengan model terbaru boleh jadi merupakan sarana menambah kepercayaan diri remaja kini. Sayangnya, terkadang mode pakaiannya tidak sesuai dengan aturan syar’i agama Islam. Padahal bagi seorang muslim tatacara berpakaian sudah ditentukan oleh agama dan sudah jelas-jelas tertera di dalam Al-Quran dan Al-Hadist.

Akan tetapi belakangan ini aturan yang sudah jelas tersebut mulai memudar dikalangan remaja khususnya remaja putri. Jika ditelisik lebih dalam, sebenarnya ketika seorang muslimah mengenakan pakaian sesuai syar’i maka tampaklah keindahan yang sesungguhnya. Keindahan dalam kesejukan agama islam, menurunkan tensi hawa nafsu bagi yang melihatnya.

Wanita muslim masa kini pada umumnya sudah banyak yang sadar akan kemajiban menutup aurat, dapat kita temukan faktanya dalam masyarakat, sekarang ini banyak sekali wanita yang sudah berjilbab dan memakai pakaian yang menutup aurot.

Permasalahannya, jilbab dan pakaian tersebut perlu dikoreksi ke syar’i-annya. Nah, yang perlu dikoreksi disini adalah pakaian dan jilbab yang dipakai sudah sesuai dengan ajaran Islam atau malah salah sama sekali.

Untuk menilai jilbab-jilbab dan pakaian-pakaian yang selama ini kita kenakan benar atau tidak. Mari kita perhatikan surat Al-A’raf ayat 26: “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik…”

Dan dijelaskan juga pada surat an-nur ayat 31 :

“…..Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

aprilia-fauzan-noer

Dalam surat An-nur diatas, dijelaskan bahwa seorang muslimah diwajibkan menutup auratnya, memanjangkan jilbabnya sampai menutupi dada dan memakai pakaian yang longgar dan tidak ketat/mengecap bentuk tubuhnya. Karena apabila seseorang memakai pakaian yang ketat itu sama saja telanjang, padahal tujuan berpakaian adalah untuk menutupi apa-apa yang harus ditutupi.

Selain memanjangkan jilbab sampai menutupi dada kita juga harus memperhatikan apakah jilbab yang kita kenakan benar atau salah. Perhatikan hadits berikut ini;

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat:
Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan,Para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)”

Didalam hadits diatas dijelaskan bahwa seorang muslimah harus menutup rambutnya yaitu dengan jilbab yang benar (tidak teransparan). Selain itu tujuan berjibab juga harus diperhatikan, tujuan berjilbab adalah untuk menutupi kecantikan bukan malah untuk mempercantik diri. Nah, apakah pakaian yang selama ini kita pakai sesuai dengan syariat Islam atau belum? Dikoreksi lagi, jika salah dibenarkan, jika sudah benar dipertahankan (Sylvia Farantika/sumber gambar: ldii.or.id).

  • Tips Minum Madu

    naudzubillahi min dzalika – nggak deh kalo sampe disiksa di neraka karena rambutnya tidak berhijab. Tips-nya sarat nasihat, trims ya 🙂

Powered by themekiller.com