Home / Dakwah Islam / Batasan Aurat Seorang Wanita
hargai dirimu dengan menutup aurat
Kampanyekan gerakan menutup aurat!

Batasan Aurat Seorang Wanita

Batasan Aurat Seorang Wanita – Bersyukur, kita masih diberikan umur yang panjang oleh Allah SWT, maka kita dapat memperbanyak bekal untuk akhirat kelak, serta memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat. Manusia tidak luput akan dosa, karena memang syaitan berusaha untuk agar anak turun adam ikut bersamanya masuk kedalam Neraka. Maka godaan setan terus datang selama kita masih hidup dan menetapi agama islam.

Aurat adalah sesuatu yang harus ditutup dan tidak boleh terlihat.

Salah satu cabang dosa yang menjadi incaran syaiton untuk menyesatkan hamba Allah ialah melalui Aurat, terutama seorang wanita yang dihukumi seluruh bagian tubuhnya adalah Aurat. Aurat tidak boleh ditampakan kepada umum kecuali seseorang yang muhrim darinya, namun itupun tetap ada batas (tidak semua aurat). Hanya suami lah yang boleh melihat aurat seluruh seorang istri.

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Katakanlah kepada wanita beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakan perhiasannya (aurat), kecuali yang (biasa) nampak dari padanya (WAJAH dan TELAPAK TANGAN). Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau  ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera saudara laki mereka, atau putera saudara-saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan –pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

Jika disebutkan seluruh tubuh wanita adalah aurat,   Islam memerintahkan kepada wanita yang sudah masuk baligh ditandai dengan datangnya HAID, diperintahkan untuk menutupi seluruh auratnya dari laki-laki yang bukan mahromnya, kecuali yang sering nampak yaitu wajah dan telapak tangan. Ketika Aurat wanita ditampakan justru akan menyebabkan kerusakan (ulah syaitan)

المَرْأَةُ عَوْرَةٌ فِإَذَا خَرَجَتْ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ

Artinya: “Wanita adalah aurot, maka apabila dia keluar (dari rumahnya) maka syaithon akan berdiri tegak (untuk mnyesatkannya kedalam fitnah atau menyesatkan laki-laki kedalam fitnah disebabkan wanita teersebut)”. (HR. At Tirmidzy )

Maka tidak ada perdebatan mengenai batasan aurat wanita. Bagi wanita yang takut akan dosa yang menyebabkan api neraka maka tutuplah Aurat kalian. Siap tidak Siap harus dilakukan, jangan sampai ketika ajal mati datang kepada kita justru kita dalam keadaan melanggar batas agama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Powered by themekiller.com